Pertama ~ apabila engkau berusaha mandiri dan istiqamah dengan bersungguh-sungguh tanpa melanggar haq dan kehormatan seseorang, tidak berkhiyanat atau mengingkari janji, apalagi menabur fahisyah dan fitnah di kalangan mu’miniyn, maka perilaku hidupmu itu adil adanya.
Kedua ~ apabila engkau menemui kesulitan atau hambatan dalam berusaha dan dengan susah-payah memikul beratnya bersikap terhormat dan berlaku adil, maka dengan begitu engkau telah menjalani kesabaran.
Ketiga ~ dan jikalau usahamu itu engkau menghadapi bahaya yang beresiko tinggi, namun engkau tetap bersikeras untuk menerobosnya meski belum menemukan jalan keluar yang mudah bahkan senantiasa disanggah dengan bermacam fitnah, maka engkau tergolong orang yg tidak mengenal kalimah putus-asa, dengan demikian engkau adalah pemberani yang berpantang mundur, tekun dan istiqamah.
Keseluruhannya kembali ke muaranya, yakni :
merupakan makna ‘adil yang sejalan dengan keutamaan akhlaqu-lkariymah yang menjadi sumber segala kebaikan dan harapan masa-depan yang lebih baik dari segala macam kelemahan sikap dan keputusasaan.
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ
Wa laa tastawiy-lhasanatu wa laa-lsayyiatu idfa’ bi-llatiy hiya ahsanu faidza-lladziy baynaka wa baynahu ‘adawatunn ka-annahu waliyyunn hamiymunn –
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada permusuhan antaramu, dia akan(menjadi seperti) teman yang sangat setia (Qs. 41/34).
وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
Wa ma yulaqqaha illa-lladziyna shabaru, wa ma yulaqqaha illa dzuhazhzhinn ‘azhiyminn ~
Dan (sifat-sifat yang baik) itu tidak akan dianugerahkannya kecuali kepada orang-orang yang shabar, dan tidak dianugerahkannya kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan (masadepan) yg gemilang (Qs. 41/35).
Dan semua itu tidak bisa diperoleh melainkan dengan terpeliharanya qalbu yang bersih, intelektual dan emotional yang cerdas – terlatih ke dalam keterpaduan perilaku hidupnya sehari-hari beserta tawakkal ‘ala-Llah sepenuhnya.

Serialnass ~ anass muhammad
Update 1432 H 2011.

Comment :